WEBSITE PDI PERJUANGAN

The Pioneer of PDI Perjuangan News & The Voice of PDI Perjuangan. Website PDI Perjuangan, Blog PDI Perjuangan, Portal PDI Perjuangan, Situs PDI Perjuangan, Group PDI Perjuangan, Milis PDI Perjuangan, Mailing List PDI Perjuangan, Wiki PDI Perjuangan, Underbow PDI Perjuangan, Ormas PDI Perjuangan, Organisasi Sayap PDI Perjuangan.

My Photo
Name:
Location: NEGARA KESATUAN, REPUBLIK INDONESIA, Indonesia

admint.pdiperjuangan@googlemail.com pdi-perjuangan@zoomshare.com

Kirimkan Berita dan Foto Dari DPC/DPD Anda ke: admint.pdiperjuangan@googlemail.com atau pdi-perjuangan@zoomshare.com. Berita yang menarik akan dimuat di website ini.

Saturday, May 26, 2007

Supported Links !

  • Kumpulan Website PDI Perjuangan
  • JOIN MAILING LIST PDI PERJUANGAN 28
  • PDIP Minta SBY Hadir

    PDI PERJUANGAN NEWS MEGAWATI FOR PRESIDENT 2009

    PDIP Minta SBY Hadir
    Jawa Pos, Minggu, 20 Mei 2007,

    Tidak Perlu Takut terhadap Interpelasi


    JAKARTA - Setelah paripurna DPR memutuskan menggelar interpelasi
    Iran, tekanan ke istana semakin kuat. Sejumlah politisi tetap
    meminta SBY hadir. PDIP, partai oposisi, misalnya, mendesak presiden
    untuk menjawab para wakil rakyat secara langsung melalui forum
    interpelasi itu.

    Menurut Sekjen PDIP Pramono Anung, selain sudah diatur dalam Tata
    Tertib DPR pasal 174 bahwa presiden harus hadir, isu nuklir Iran
    tersebut sangat sensitif. Dia menilai dukungan pemerintah terhadap
    resolusi 1747 DK PBB yang memberikan sanksi terhadap program nuklir
    Iran tersebut merupakan keputusan politik luar negeri Indonesia yang
    sangat bernilai prinsipiil.

    "Jadi, seyogianya presiden hadir sendiri. Nggak usah diwakilkan ke
    menteri-lah," kata Pramono di Jakarta kemarin. Menurut dia, sebagai
    representasi rakyat, DPR hanya ingin mendengar dan mengetahui
    penjelasan presiden atas dukungannya terhadap resolusi DK PBB yang
    menjatuhkan sanksi terhadap Iran tersebut.

    Pram -demikian dia akrab disapa- menilai interpelasi nuklir Iran
    harus dijadikan momentum untuk menghidupkan budaya demokrasi yang
    sehat di Indonesia. Dia berharap mekanisme mendelegasikan jawaban
    interpelasi kepada menteri tertentu tidak terus-menerus dijadikan
    kebiasaan.

    Mekanisme interpelasi "perwakilan" itu sebelumnya pernah terjadi
    dalam kasus busung lapar 2006 lalu. Ketika itu, presiden SBY
    mengutus Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari untuk menyampaikan
    jawaban atas interpelasi yang diajukan DPR.

    Padahal, ungkap Pram, dengan datang sendiri ke parlemen, presiden
    juga yang akan diuntungkan. Melalui forum interpelasi itu, presiden
    memiliki kesempatan untuk menjelaskan sikapnya kepada masyarakat
    yang telah memilihnya melalui pemilu. "Kalau nggak datang, justru
    malah merugikan citra presiden," ujarnya.

    Dia lantas menegaskan, presiden tak perlu khawatir agenda
    interpelasi akan melebar menjadi proses impeachment. "Itu cuma mimpi
    di siang bolong. Jadi, presiden nggak perlu takut sedikit pun,"
    tegasnya.

    Badan Musyawarah (Bamus) DPR memang baru akan membicarakan
    penjadwalan forum interpelasi nuklir Iran pada rapat Bamus 24 Mei
    mendatang. Namun, desakan publik kepada Presiden Susilo Bambang
    Yudhoyono agar hadir secara langsung di DPR terus menguat. Pasalnya,
    presiden terus mengesankan hanya akan menugaskan menteri luar negeri
    untuk mewakilinya menyampaikan jawaban di hadapan paripurna DPR.(pri)

    Labels:

    0 Comments:

    Post a Comment

    Links to this post:

    Create a Link

    << Home

    Subscribe to pdi-perjuangan_28
    Powered by groups.yahoo.com

    | View Show | Create Your Own

    toolbar powered by Conduit